Marc Márquez, begitu dengar nama ini, pikiran kita pasti langsung tertuju pada pembalap muda berbakat pada ajang MotoGP. Ya, pemuda kelahiran Cervera, Lleida, Spanyol, 17 Februari 1993 ini memang seorang pembalap muda yang berbakat. ini terbukti berkat raihan 1 gelar juara 125cc, 1 gelar juara 250cc, dan 2 gelar juara MotoGP pada usia yang baru menginjak 21 tahun. Pembalap Repsol Honda ini mengawali karirnya di dunia balap pada umur 8 tahun dengan merengkuh gelar juara di kompetisi Catalan 50cc Motocross di tahun 2001, Keberuntungannya ini membuat ia mencoba peruntungannya di ajng balap road racing yang bernama Conti cup di tahun berikutnya. Pembalap yang digadang-gadang sebagai penerus Valentino Rossi ini memulai debutnya di kejuaraan kelas 125cc atau Moto3 pada tanggal 13 April 2008 ,
di GP Portugal 2008 pada usia 15 tahun 56 hari. Dia tercatat sebagai
pembalap termuda Spanyol yang berhasil merebut posisi pole dan podium di
ajang kejuaraan MotoGP di GP Belanda 2010. Márquez kemudian
memperoleh podium pertamanya tanggal 22 Juni 2008 di GP Inggris 2008
pada usia 15 tahun 127 hari. Pada 2009, dia adalah pembalap pabrikan KTM
dan di GP Perancis 2009, dia memperoleh posisi pole pertamanya pada
usia 16 tahun 89 hari. dia juga meraih pole di GP Spanyol 2010 tetapi
dia terkena musibah pada lap pertama ketika pipa knalpotnya jatuh dan
berada dibawah ban belakang, yang menyebabkan Márquez mengalami
kecelakaan berat dan mencederai bahunya. Kemenangan pertamanya diraih
pada tanggal 6 Juni 2010 di GP Italia 2010. Kemenangan selanjutnya
terjadi di GP Inggris 2010 , GP Belanda 2010 dan GP Catalan 2010 yang
menjadikan Márquez sebagai pembalap termuda yang memenangkan empat
balapan berturut-turut. Kemenangan kelimanya diraih di GP Jerman 2010
dan menjadi kemenangan Derbi yang ke-100 di kejuaraan MotoGP. Ia pada musim pertamanya di ajang MotoGP sudah mencetak sejumlah rekor, berikut adalah daftar rekor yang dipecahkan Márquez
- Rookie pertama di balap sepeda motor kelas primer yang langsung juara di musim perdana. Rekor serupa dilakukan Kenny Roberts yang saat itu lomba masih bertajuk 500 World Champion pada 1978.
- Juara dunia termuda dengan usia 20 tahun 266 hari. Dia memecahkan rekor Freddie Spencer yang memenangi balap 500 pada 1983 di usia 21 tahun 258 hari.
- Rider keempat dalam sejarah 65 tahun Grand Prix yang memenangi tiga kategori berbeda, bersama Mike Hailwood, Phil Read, dan Valentino Rossi.
- Rider termuda keempat dalam sejarah yang finish podium di balap pembuka (saat itu Qatar) setelah Randy Mamola, Eduardo Salatino, dan Norick Abe.
- Pebalap termuda peraih fastest lap dalam kelas primer di usia 20 tahun 49 hari. Rekor sebelumnya dicetak Freddie Spencer, saat itu berusia 20 tahun 161 hari di Sirkuit Misano pada 1982.
- Pebalap termuda memenangi balapan kelas primer (dicetak pada GP Amerika) dengan usia 20 tahun 63 hari. Rekor sebelumnya dicetak Freddie Spencer di usia 20 tahun 196 hari yang memenagi GP 500 di Belgia (Spa-Francorchamps) pada 1982.
- Pole position termuda (dicetak di Austin, AS) ketika usia menginjak 20 tahun 62 hari. Rekor sebelumnya oleh Freddie Spencer dengan usia 20 tahun 153 hari di Jarama 1982.
- Kemenangan di Austin juga membuatnya menjadi pebalap termuda yang menang dalam tiga kelas berbeda, melewati rekor Dani Pedrosa di usia 20 tahun 227 hari yang saat itu dicetak di China, 2006.
- Meraih podium di dua balapan pertama di kelas primer, sama seperti Lorenzo.
- Pemimpin klasemen termuda, memecahkan rekor Lorenzo saat memimpin klasemen setelah menang di Estoril pada 2008.
- Peraih podium tiga kali berturut-turut dengan usia termuda. Rekor sebelumnya dipegang Lorenzo.
- Podium empat kali berturut-turut dengan usia termuda. Memecahkan Rekor Biaggi di 1998.
- Menang dua kali berturut-turut dengan usia termuda, memecahkan rekor Freddie Spencer.
- Rookie termuda menang dua kali berturut-turut mengalahkan Kenny Roberts.
- Menang tiga kali berturut-turut dengan usia termuda, mengalahkan Freddie Spencer.
- Rookie termuda menang tiga kali berturut-turut mengungguli Kenny Roberts.
- Menang empat kali berturut-turut, rookie pertama dan pebalap termuda yang mampu melakukannya.
- Menang enam kali dalam setahun. Tidak ada rookie lain yang sanggup melakukannya.
- Berada di podium 16 kali. Belum ada rookie yang sanggup menandingi.
- Pole position sembilan kali dalam semusim. Juga belum ada rookie lain yang melakukannya.
- Total poin 334, angka tertinggi yang diraih rookie dalam semusim.
- Rekor-rekor ini belum termasuk catatan waktu sirkuit yang seringkali dipecahkannya, termasuk rekor sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, dalam balapan terakhir. Sekian, sampai jumpa di artikel berikutnya.
Filed Under :
Wednesday, October 22, 2014
0 comments:
Post a Comment